Dehidrasi

Dear Sobat,
sum3a.com. Konsumsi cairan yang cukup setiap hari merupakan suatu keharusan bagi setiap orang. Dengan mengonsumsi cairan yang cukup, maka akan dapat mempermudah proses pengaliran nutrisi ke seluruh tubuh. Tubuh kita setiap harinya selalu mengeluarkan toksin, baik berupa keringat maupun urin. Keluarnya keringat maupun urin sangat dipengaruhi seberapa banyak kita memiliki kandungan cairan dalam tubuh kita. Sehingga, ketika tubuh kita dalam keadaan kekurangan cairan, maka tubuh akan mengalami dehidrasi.
Photoright: www.kinisehat.com
Dehidrasi merupakan suatu kondisi yang terjadi di kala tubuh dalam keadaan kekurangan cairan, terlebih air, di mana pada kondisi ini air yang keluar dari tubuh itu lebih banyak dibanding air yang masuk ke dalam tubuh. Proses kehilangan cairan tubuh terjadi ketika keluar keringat dan urin, selain itu penguapan dari nafas serta feses juga mempengaruhi hilangnya cairan tubuh.
Dehidrasi pada umumnya dapat dialami oleh siapapun, namun bayi, anak-anak, atlet dan orang berusia lanjut merupakan golongan yang sangat rentan terkena dehidrasi. Dehidrasi pun dibagi menjadi tiga bagian; dehidrasi ringan, sedang dan berat. Ketiga bagian itu dikategorikan sesuai dengan jumlah cairan yang hilang dalam tubuh.
Gejala dehidrasi dapat kita ketahui melalui tiga tanda, yaitu;
1.      Air kencing berwarna kuning pekat
Terdengar menjijikkan memang, namun inilah faktanya. Hal ini terjadi dikarenakan oleh urin dalam tubuh yang mengandung toksin yang menumpuk dan sulit untuk dikeluarkan karena kekurangan cairan.
Ingat ya, rasa haus yang timbul itu tidak selalu dijadikan ukuran yang diandalkan untuk mengetahui kebutuhan cairan, justru warna urin lebih baik dijadikan sebagai acuannya. Warna urin terbagi atas beberapa warna:
·         Bening, artinya jumlah minum kita telah memadai.
·         Kuning bening, artinya jumlah minum kita sudah cukup baik.
·         Kuning muda, artinya tubuh kita perlu minum banyak air.
·         Kuning pekat, artinya tubuh kita sangat membutuhkan banyak air.
2.      Susah Buang Air Besar
Jika tubuh kita kekurangan air, maka kotoran pada proses BAB akan sulit keluar bahkan akan menetap sehingga mengakibatkan kita sudah untuk BAB. Hampir sama dengan urin, air membantu mendorong toksin yang ada dalam usus besar untuk keluar dari tubuh berbentuk feses.
3.      Kepala terasa nyeri
Saat kehilangan cairan, tubuh juga mengalami kehilangan garam. Kekurangan garam akan mengakibatkan gangguan dan perubahan dalam darah. Otak terhadap perubahan ini sangat sensitif, hingga menjadikan kepala kita terasa nyeri. Maka semakin banyak air yang keluar, semakin banyak volume darah berkurang yang berarti asupan oksigen ke otak pun berkurang. Sebagai kompensasinya, pembuluh darah akan melebar dan nyeri kepala bertambah parah.
Setelah kita mengetahui bersama penyebab, proses hilangnya air dan tanda kekurangan air, maka langkah selanjutnya adalah bagaimana caranya kita mencegah terjadinya dehidrasi. Untuk langkah pencegahan, bagi orang dewasa disarankan agar meminum minimal 8 gelas air setiap hari. Kebutuhan air minum yang dikonsumsi akan menjadi lebih besar bagi sebagian orang, seperti orang yang bermukim di daratan tinggi, atlet, atau orang yang tinggal di tempat bersuhu tinggi serta beriklim kering.
Dehidrasi ringan masih dapat diatasi melalui meminum cairan sedikit demi sedikit namun berkelanjutan. Untuk bayi maupun anak-anak yang mengalami muntah maupun diare, maka disarankan untuk diberikan berupa rehidrasi oral seperti oralit, karena oralit pada dasarnya sangat dianjurkan bagi orang yang mengalami muntah maupun diare. Menghindari minuman yang mengandung kafein seperti kopi dan minuman bersoda juga merupakan salah satu langkah pengobatan dehidrasi ringan. Kenapa hal ini bisa terjadi? Karena kandungan yang ada pada kafein dapat memperburuk dehidrasi, di mana menyebabkan peningkatan potensi air kecil. Jika dehidrasi dibiarkan begitu saja, tubuh yang mengalami kekurangan cairan akan mengakibatkan dehidrasi semakin parah. Dehidrasi parah merupakan kondisi darurat yang harus segera mendapat penanganan dan perawatan.
So, mari kita jaga cairan tubuh kita dengan mengonsumsi air putih yang disarankan setiap harinya. Ikuti terus perkembangan postingan kita selanjutnya ya…. 
Kastolani
Kastolani

This is a short biography of the post author. Maecenas nec odio et ante tincidunt tempus donec vitae sapien ut libero venenatis faucibus nullam quis ante maecenas nec odio et ante tincidunt tempus donec.

1 komentar: