Ingin Kulit Sehat, Kenali Jenis Kulit Kamu

Oleh:   Kastolani Kastolani   |   12/16/2016 02:38:00 AM
Bagi setiap insan terlebih wanita, secara umum menginginkan kulit yang bersih tanpa noda maupun kotoran yang menempel di wajah. Pandangan bahwa kulit terbaik itu adalah kulit putih, maka pandangan ini mesti diluruskan. Mengapa? Karena kulit putih namun tidak sehat, tentu akan menurunkan kepercayaan diri. Namun sebaliknya, meskipun kulit tidak terlalu putih, katakan itu agak kecoklatan akan tetapi jauh dari komedo dan jerawat, pasti si pemiliki kulit akan tetap percaya diri.
Penggunaan make up yang berlebihan dan terus-menerus, guna mendapatkan kulit putih perlu untuk ditinjau kembali. Kulit memiliki masa dimana dia akan beregenerasi untuk mengganti sel-sel kulit mati dengan sel kulit yang baru. Setiap 28 hari sekali, kulit akan mengalami masa regenerasi sel-sel kulit baru.
Proses regenerasi sel kulit baru dapat terhambat apabila pori-pori kulit mengalami penyumbatan yang disebabkan oleh make up. Sehingga, untuk mendapatkan kulit sehat disarankan untuk tampil lebih alami dengan mengistirahatkannya dari make up. Hal ini bertujuan agar proses regenerasi sel kulit dapat berjalan dengan baik. Adapun penggunaan make up, hendaknya hanya disesuaikan dengan kebutuhan saja, karena kesehatan kulit wajah itu lebih utama dibandingkan kulit wajah putih karena make up.
Kotoran yang menyumbat pori-pori dapat mengakibatkan timbulnya jerawat pada wajah. Dengan berolahraga dapat menghindarkan kulit dari penyumbatan. Hal ini disebabkan oleh adanya keringat yang keluar dari tubuh, lalu membuka pori-pori wajah sekaligus dapat mendorong keluar kotoran yang menempel pada pori-pori, sehingga pori wajah nampak lebih bersih. Olahraga yang diterapkan tidak mesti olahraga berat, namun boleh juga olahraga ringan seperti jogging maupun bersepeda sekitar 30 menit.
Proses regenerasi sel kulit baru juga dapat terganggu, apabila tidur larut malam. Hal ini disebabkan oleh hormon melatonin yang bertindak sebagai hormon yang berperan aktif dalam regenerasi sel dapat diproses dalam keadaan tertidup lelap. Dengan kata lain, sering begadang dapat mengurangi kinerja dari hormon melatonin. Oleh karena itu, proses regenerasi sel kulit dapat dicapai dengan cara tidur yang berkualitas.
Sebagaimana yang kita ketahui, kulit wajah memiliki variasi. Dalam penanganannya pun juga mesti disesuaikan dengan jenis kulit itu sendiri. Adapun penggunaan atau penanganan kulit yang tidak disesuaikan dengan jenisnya, dapat mengakibatkan ketidakserasian antara keduanya, dan hal ini dapat menimbulkan efek seperti jerawat, muka terlihat kusam dan semacamnya. Berikut ini adalah variasi jenis kulit wajah manusia:
1.      Kulit normal
Kulit jenis ini tidak mempunyai masalah berarti namun tetap harus selalu dirawat serta dijaga kebersihannya, agar kulit tetap dalam keadaan sehat.
2.      Kulit berminyak
Kulit jenis ini mudah sekali terlihat kotor dan lengket, hal ini disebabkan wajah mudah sekali mengeluarkan minyak di wajah.
3.      Kulit kering
Kulit jenis ini kelihatan kasar, mudah keriput, hal ini terjadi karena kemungkinan kulit yang memiliki kadar minyak yang kurang.
4.      Kulit sensitif
Kulit jenis ini sangat tipis dan peka terhadap lingkungan maupun kosmetik.
5.      Kulit kombinasi
Kulit jenis ini merupakan perpaduan antara dua jenis kulit, tentunya mempunyai penanganan yang double pula.
Setelah mengenali jenis kulit kita masing-masing, maka hendaknya kita untuk merawatnya menggunakan produk yang telah disesuaikan dengan jenis dan kebutuhan kulit, termasuk pula pemilihan sabun pembersih wajah yang tepat. Hal ini dilakukan agar dapat mencapai kulit sehat, salah satunya dengan memilih produk pembersih wajah khusus remaja dari Clean & Clear.

Tampilkan Komentar