Strategi agar Kondisi Keuangan Menjadi Ideal

Oleh:   Kastolani Kastolani   |   4/23/2017 12:02:00 PM
Jika anda ingin kaya, maka perlu memiliki strategi yang baik. Sama seperti ingin juara turnamen bola, maka tim kita harus memiliki strategi yang mumpuni, mulai dari pemilihan pemain, strategi menyerang sampai strategi bertahan. Sama halnya jika ingin kaya harus memiliki strategi yang baik. Secara umum, untuk menjadi kaya harus melakukan investasi secara rutin. Agar dapat melakukan investasi secara rutin, banyak hal yang dapat dilakukan misalnya meningkatkan penghasilan atau menurunkan pengeluaran agar dapat memiliki uang yang cukup untuk berinvestasi.
Sebagai acuan untuk menjadi kaya, ada rasio-rasio keuangan yang dapat kita perhatikan agar kondisi keuangan kita menjadi ideal. Rasio keuangan yang perlu diperhatikan antara lain:
Rasio likuiditas = aset likuid / pengeluaran per bulan. Aset likuid adalah kas atau aset setara kas yang dapat dengan mudah diperoleh, misalnya tabungan, giro dan deposito. Rasio ini dapat juga disebut sebagai dana cadangan yang idealnya 6 – 12 bulan. Artinya ketika seseorang kehilangan pekerjaan maka ia memiliki dana untuk mendanai pengeluaran 6 bulan sambil mencari pekerjaan baru.
Rasio Tabungan = uang yang ditabung atau diinvestasikan/ pendapatan. Idealnya adalah lebih besar dari 10%. Jika ingin menjadi kaya rasio ini harus lebih besar dari 50%. Jadi setengah penghasilan anda harus diinvestasikan. Rasio ini sangat penting, karena jika ingin kaya maka anda harus menyisihkan sebagian pendapatan untuk investasi
Rasio Perbandingan Hutang terhadap Aset = hutang / aset. Idealnya adalah lebih kecil dari 50%. Hutang yang terlalu besar akan meningkatkan pengeluaran untuk membayar bunga.
Rasio Kemampuan Pelunasan Hutang = pengeluaran untuk membayar hutang / pendapatan. Idealnya adalah lebih kecil dari 35%. Semakin besar hutang yang anda miliki maka semakin sedikit uang yang dapat diinvestasikan
Rasio Perbandingan Nilai Bersih Aset Investasi terhadap Nilai Bersih Kekayaan = aset investasi / nilai aset bersih = aset investasi / (aset – hutang). Idealnya adalah lebih dari 50%. Agar menjadi kaya maka harus banyak aset yang merupakan aset investasi, misalnya properti, saham dan reksadana. Aset transportasi seperti mobil bukannya aset investasi karena nilainya akan terus menurun karena depresiasi. Dengan membeli mobil sesungguhnya kekayaan anda akan berkurang perlahan-lahan tiap tahunnya, karena nilai mobil yang terus menurun.
Strategi untuk menjadi kaya adalah dengan melakukan perencanaan keuangan berdasarkan rasio ditas. Anda dapat menggunakan tool dari carajadikaya.com di link ini. https://www.carajadikaya.com/financial-checkup/ untuk mengecek keuangan anda. Ketika mencoba tool tersebut akan ditanyakan data-data berikut:
·         Total kas, giro, deposito, tabungan yang dimiliki
·         Total aset investasi yang dimiliki seperti properti, reksadana, obligasi, emas dan saham
·         Total aset yang bukan investasi (mobil, motor, furniture dan barang elektronik)
·         Total hutang (KPR/KTA, kartu kredit)
·         Penghasilan per bulan
·         Pengeluaran per bulan
·         Cicilan KPR per bulan
·         Cicilan non KPR per bulan
·         Uang yang disisihkan untuk menabung/investasi per bulan
Setelah memasukkan data-data tersebut akan diberikan perhitungan rasionya dan apakah keuangan anda sesuai standar. Website tersebut juga memberikan saran untuk memperbaiki rasio keuangan anda. Ikutilah saran tersebut maka pensiun dini akan semakin dekat. Secara berkala harus dilakukan pemeriksaan keuangan ini maksimal 1 tahun sekali. Akhir tahun bagi saya merupakan waktu untuk mereview keuangan kita dan kemudian menentukan resolusi keuangan untuk tahun yang baru.

Tampilkan Komentar