Sukanto Tanoto Berharap Agar Indonesia Menjadi Pemimpin Industri Kehutanan Dunia

Sukanto Tanoto adalah pendiri dari Royal Golden Eagle yang merupakan salah satu grup perusahaan global yang memiliki aset lebih dari 18 miliar dollar AS, bahkan kini sudah mempekerjakan lebih dari 60 ribu orang, beroperasi tak hanya di Indonesia, akan tetapi juga di China dan Brazil, juga memiliki kantor penjualan di mancanegara. Bisnis yang dipimpin oleh Sukanto Tanoto tersebut terdiri dari kelapa sawit (Asian Agri dan Apical), pulp and paper (APRIL Group), rayon dan pulp khusus (Sateri International), dan energi (Pacific Oil and Gas). 

Sukanto Tanoto yakin bahwasannya sebuah perusahaan bisa berhasil apabila perusahaan tersebut punya nilai tanggung jawab yang tinggi dan berkelanjutan. Dipadu pula oleh prinsip yang selalu dipraktekan di perusahaan–perusahaan grup Royal Golden Eagle, bahwa semua bisnis haruslah dioperasikan dengan cara yang tak hanya baik bagi masyarakat, tetapi juga bagi negara, iklim, dan perusahaan. Selain hal tersebut, Sukanto juga memastikan bahwsannya tiap–tiap unit bisnisnya akan jalankan pengelolaan lingkungan, serta kegiatan sosial yang nanti akan bertanggung jawab dengan cara menganut serta mengintegrasikan konsep CSR atau Corporate Social Responsibility dalam kegiatan bisnisnya. 

Sekadar informasi saja, bahwa program CSR ini termasuk halnya pelatihan sistem pertanian terpadu yang mendukung banyaknya penduduk desa jadi petani yang mandiri. Kegiatan pengembangan masyarakat yang lain, termasuk halnya program bisnis kecil serta menengah untuk membangun bisnis, diadakannya pula pelatihan kejuruan, hutan tanaman masyarakat, serta dukungan infrastruktur sosial. 

Sukanto Tanoto Berharap Agar Indonesia Menjadi Pemimpin Industri Kehutanan Dunia

Pada dasarnya sebuah industri ini jadi suatu bisnis yang punya kegiatan pokok atau utama dalam pengelolahan bahan mentah menjadi bahan setengah jadi, atau pun bisa pula dijadikan sebagai bahan jadi. Nah, Indonesia bisa dibilang memiliki pertumbuhan industri yang terus alami peningkatan yang baik dari tahun ke tahunnya. Di sisi lainnya, Indonesia juga jadi negara dengan hutan terluas di dunia. Iklim tropis yang dimiliki bahkan cocok untuk ditanami berbagai jenis tanaman. 
Sehingga tak heran jika Sukanto Tanoto sangat berharap sekali agar Indonesia bisa jadi pemimpin di industri kehutanan dunia. Apalagi jika dilihat lebih jauh lagi Indonesia memang memiliki prospek ekonomi yang sangat bagus dan berkelanjutan. Harapan Sukanto Tanoto tentunya bukan tanpa alasan, karena ia memandang bahwasannya kondisi lahan yang ada di negeri ini secara umum memang cocok untuk perkemgangan berbagai macam jenis tanaman jangka panjang. Sehingga dengan demikian keberagaman hayati di Indonesia pun akan sangat tinggi sekali. 

Tentu saja yang demikian ini jadi potensi yang baik, karena dengan adanya keberagaman hayati, maka proses pemanfaatan sumber daya hutan pun bisa dilakukan secara bergilir. Lalu di ke depannya kegiatan industri kehutanan di Indonesia pastinya akan bisa tetap berjalan dengan baik tanpa harus mengancam kelestarian hutan, sebab pada saat sebagian wilayah diambil sebagai sumber daya, maka untuk sebagian wilayah lagi diambil untuk dilakukannya peremajaan. 

Tak hanya itu saja, Sukanto Tanoto bahkan juga melihat bahwa hutan di Indonesia ternyata juga cocok sekali untuk dijadikan sebagai bahan baku dari berbagai produk yang dibutuhkan oleh masyarakat luas. Misalnya saja untuk produk kayu lapis dan kertas pulp yang sudah pernah dirintis Sukanto Tanoto ini. Sukanto berharap agar para pelaku di industri kehutanan khususnya yang ada di Indonesia bisa memanfaatkan dengan baik potensi tersebut, sehingga pada akhirnya menjadikan Indonesia sebagai pemimpin industri kehutanan dunia. 
Kastolani
Kastolani

This is a short biography of the post author. Maecenas nec odio et ante tincidunt tempus donec vitae sapien ut libero venenatis faucibus nullam quis ante maecenas nec odio et ante tincidunt tempus donec.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar